Aira dan Desember yang Patah Oleh: Ainun Jariah Sore itu Aira melajukan motor dengan sangat kencang. Bukan karena tamparan air hujan yang sedang mengepung Makassar. Tapi karena saat itu ia habis bertemu dengan Arka. Laki-laki yang datang beberapa bulan lalu bersama keluarganya membawa lamaran ke rumahnya. Kepalanya diserbu oleh banyak pertanyaan. Saat ini hatinya terasa dilindas truk berkali-kali. Lelaki yang dekat dengannya sejak tiga tahun lalu kembali membuatnya kecewa lagi dan lagi. Kali ini Aira berhasil menemukan percakapan Arka dengan seorang perempuan di akun sosmed yang ia sembunyikan. Aira tidak habis pikir bisa-bisanya Arka menghianatinya. Ia berbohong demi seorang perempuan yang baru dikenalnya. Hujan semakin deras. Seluruh pakaian Aira telah basah. Namun ia sama sekali tidak mengacuhkannya. Air matanya lebur bersama hujan yang membasahi bumi. Ia berhenti di depan rumah sahabatnya, Andin. Aira langsung saja menerobos masuk ke rumah Andin tanpa permisi. Untung sa...
"Perempuan yang Tidak Ingin Kehilangan Jejak"