Langsung ke konten utama

Man Jadda Wa Jada

29 september 2017

Man Jadda Wa Jada. 
Biarlah aku mengabadikan niatku ini. keinginan yang begitu kuat. Harapan yang begitu besar. Dulu, aku pernah menuliskan daftar keinginanku. Ada begitu banyak harapan dan keinginan di sana. Beberapa diantaranya telah tercoret. Termasuk harapan untuk menerbitkan buku puisi, Novel, cerpen, Opini, Essai. Aku telah berhasil menyelesaikan harapan itu. Dan kemarin aku kembali berhasil mencoret satu harapan yang telah tercapai di waktu yang tepat. Aku berhasil menyelesaikan S1 di salah satu Universitas Islam di Makassar (28 September 2017). Alhamdulillah dengan predikat Cum laude. 
So, what the next?
Baiklah, sebenarnya masih ada mimpi dan harapan yang belum tercapai di dalam daftar yang pernah aku buat. Masih sangat banyak. Dan jika ditinjau dari segi waktu, ada dua harapan yang akan aku kejar kembali dalam waktu dekat. Menikah dan melanjutkan S2 di luar negeri. Wah, Menikah? Ya, di usiaku yang hampir memasuki 23 tahun tentu saja aku berkeinginan untuk segera menikah. Maklumlah, dengan alasan agar ada yang menjaga jika nanti keluar negeri (cieeellah, yang ingin dijaga ) tentu saja untuk menyempurnakan agama dan lebih lagi agar bisa terhindar dari dosa-dosa nafsu dunia yang fana ini. kalian tahu kan? Bagaimana bebasnya pergaulan dunia saat ini? Namun, saat kita berbicara tentang jodoh. Kita hanya bisa berdoa dan berharap. Keinginan tetaplah keinginan. Harapan tetaplah harapan. Selanjutnya ada Allah penentu jalan yang terbaik untuk setiap hambanya. 
Yoo wess, kita pindah kemasalah kuliah di luar Negeri. Berbicara tentang kuliah di luar negeri tentu gampang, namun jalan untuk menuju ke arah sanalah yang membutuhkan pengorbanan dan perjuangan yang tidak gampang. Butuh proses yang panjang. Masih ada nilai IELTS yang harus dicapai. Masih banyak tes-tes yang harus di lewati, belum lagi berkas-berkas yang sering membuat kepala pusing tuju keliling. Nah, saat seperti inilah prinsip kita harus digunakan. Man jadda wa jada. There is a will. There is a way. 
Jika S1, bisa kau gapai di waktu yang tepat. So, kenapa tidak untuk S2?
Selamat berjuang Ainun Jariah, S.Pd. ke episode hidup selanjutnya.  
@Jariah’s

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi-puisi bahasa Makassar dari kelas IV MI Anassappu Bontonompo

Momen yang sangat berharga untuk saya di tanggal 5 Mei 2018. Tulisan di atas mungkin bagi kita hanya tulisan biasa yang menyerupai cakar ayam. Namun, tahukah kalian jika tulisan-tulisan ini memiliki arti yang mendalam bagi yang dapat memahami bahasa Makassar. Hari ini saya memberikan pelajaran Muatan Lokal kepada siswa-siswi saya di MI Anassappu Bontonompo. Pelajaran muatan lokalnya yaitu Bahasa Daerah. Demi mengembangkan imajinasi dan tetap mempertahankan budaya lokal, saya memberikan tugas membuat puisi kepada siswa saya menggunakan bahasa daerah Makassar Tidak saya sangka, beberapa puisi mereka membuat saya meleleh dan menitikkan air mata. . -Fitriyana Menuliskan tentang kesyukurannya terhadap uang jajan yang diberikan oleh ayahnya. Sedikit banyaknya tidak jadi masalah baginya. Asalkan dia dan adiknya punya uang jajan yang akan dia bawa ke sekolah. . -Ahriani Puisi I Ia menceritakan kebiasaannya sebelum ke sekolah yang selalu membantu ayahnya mengurus sapi. Barulah pada jam 0...

Konsistensi PT Semen Tonasa dalam Menyandang U4 di Kawasan Timur Indonesia

AINUN JARIAH (Mahasiswa Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar) ainunjariiah12@gmail.com Ainun Jariah K ONSISTENSI  dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti tetap; tidak berubah-ubah; taat asas; kesesuaian; sejalan. Konsistensi adalah hal yang sangat sulit untuk dijaga. Sebab, ada banyak pengaruh-pengaruh dari lingkungan yang mampu menggoyahkan konsistensi itu sendiri. Namun, dalam hal ini PT. Semen Tonasa berhasil menjaga konsistensinya dalam menghasilkan produk yang unggul dan bermutu. Ini dapat dilihat dari kegiatan-kegiatan serta penghargaan yang telah didapatkannya sejak tahun 1968.      PT Semen Tonasa (Persero) adalah penghasil semen terbesar di Kawasan Timur Indonesia. Perusahaan yang berdiri sejak 1968 ini terletak di Desa Biringere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Jaraknya sekitar 68 kilometer dari kota Makassar. PT Semen Tonasa mempunyai lahan seluas 715 hektare dan emp...

Cerpen Mappabajik by Ainun Jariah

Harian Amanah, 29 Oktober 2016 WAKTU telah menunjukkan pukul sebelas malam. Setelah semua tugas kuliahku rampung aku mendekati ranjang dan merebahkan tubuhku. Hujan di luar belum juga reda. Sesekali terlihat kilatan petir disertai gemuruh guntur. Aku menggigil dingin. Meskipun jendela dan pintu kamar telah terkunci, Udara dingin masih berhasil menembus tembok kamar. Aku menarik selimut yang berada tidak jauh dari kepalaku lalu membungkus badanku. Tentu saja Berharap malam ini aku bisa tertidur lelap. Namun, belum lama mataku terpejam, sebuah suara tiba-tiba membangunkanku. "Rahmat, Rahmat..."  "Rahmat buka pintumu cepat, kalau tidak, saya akan mati."  Aku tersentak kaget mendengar teriakan dan gedoran pintu yang sangat keras dari balik pintu. Dengan mata yang masih sedikit memicing aku bangkit membuka pintu kamar. Mataku membelalak heran melihat Rudi bersama Sari berdiri di depan pintu dengan pakaian basah kuyup. Tanpa meminta persetujuanku ter...