Langsung ke konten utama

Postingan

Mengulas Aksesoris dan Inovasi Teknologi ASUS 2025

Makassar, 11 Desember 2025 – ASUS Indonesia kembali mengukuhkan dominasinya di pasar teknologi tanah air melalui peluncuran rangkaian produk inovatif yang menutup tahun 2025 dengan gemilang. Bertempat di Makassar, Sulawesi Selatan, ASUS memamerkan tidak hanya lini laptop AI yang revolusioner, tetapi juga ekosistem perangkat pendukung dan aksesoris yang dirancang untuk mendefinisikan ulang cara kita bekerja, bermain, dan berkreasi. Dalam sebuah acara yang dihadiri oleh pimpinan teras ASUS Indonesia.  Muhammad Firman (Head of PR), Lenny Lin (Country Director) , dan Davina Larissa (Country Marketing Manager) terungkap bahwa visi ASUS tahun ini adalah menghadirkan solusi teknologi yang "lengkap dan terintegrasi."  Pentingnya Ekosistem Aksesoris dalam Era AI Kehadiran laptop AI dengan standar Copilot+ PC menuntut perangkat pendukung yang tidak kalah cerdas.  Aksesoris ASUS terbaru tahun 2025 bukan lagi sekadar pelengkap estetika, melainkan komponen fungsional yang mendukung ...

ASUS: Menjual AI dan Menguasai Garansi

Makassar, 11 Desember 2025 . Malam itu, suasana di ballroom Hotel The Rinra, Makassar, dipenuhi nuansa yang tegas dan fokus. Para mitra dealer, yang merupakan ujung tombak distribusi teknologi di kawasan Indonesia Timur, berkumpul bukan untuk sekadar pesta, melainkan untuk sebuah sesi strategi bisnis yang krusial.  Sumber: Dok. Pribadi Acara Dealers Gathering ASUS yang bertajuk "Together We Win, Together We Grow" adalah tentang validasi angka, pemetaan pasar, dan penetapan strategi untuk mengamankan posisi teratas di tahun fiskal mendatang.  Sesi pembuka langsung memaparkan data yang mengubah paradigma: ASUS mendeklarasikan bahwa era laptop konvensional sudah berakhir, digantikan oleh era "Solusi Laptop AI Paling Lengkap".  Ini bukan hanya gimmick pemasaran. ASUS memposisikan produknya di atas standar industri, memastikan semua jajaran laptop mereka melampaui persyaratan Copilot+ PC dengan kekuatan pemrosesan NPU  (Neural Processing Unit)  di atas 45 TOPS (Tril...

POLA-POLA HEREDITAS

  https://drive.google.com/file/d/1ZIUrutJK4Va33Xn053Y9RXaBV6kzBFnR/view?usp=share_link

Kenapa Saya Bangga Menggunakan Semen Tonasa

Semen Tonasa di rumah Baru-baru ini, saya dan suami membangun pondasi rumah sederhana ber ukuran 7 x 9 meter persegi. Tak banyak pikir, karena saya butuh bahan buat dikerjakan tukang, akhirnya suami pergi ke toko bahan bangunan membeli lebih dari 20 sak semen tonasa.  Menurut saya, memakai semen tonasa sangat memuaskan. Alasannya, pertama, karena nama PT Semen Tonasa sudah mendarah daging di telinga saya. Sehingga kalau ingat semen, ingatnya cuma ke Semen Tonasa. Kedua, saya puas dengan hasil kerja para tukang. Para tukang mencampur bahan jadi satu. Antara pasir, semen dan air. Dalam adonan cor itu, terlihat bahan semen tonasa sangat bersih. Setelah dipondasi selesai, saya melihat hasilnya.  Wow, saya terkejut.  Karena tampak dinding pondasi yang menggunakan semen tonasa begitu kuat dan kokoh. Pondasi dengan Semen Tonasa Oleh karena itu, sejak dari dulu saya selalu memberikan info kepada keluarga ataupun kerabat yang saya temui, untuk menjelaskan pengalaman saya mengguna...

Begini rasanya, berbagi pengalaman 8 bulan menjadi ibu

Sedikit cerita tentang pengalaman 8 bulan menjadi ibuk. Apa yang paling membahagiakan selama kamu menjadi ibu?  Yang paling membahagiakan ialah saat melihat tatapan anak sewaktu ia menyusu, saat melihat anak tertidur, saat melihat makanan di piring anak tandas tak tersisa, saat melihat satu per satu perkembangan dan kemampuannya, saat melihat senyum polosnya ❤️ ------------- Apa yang membuat mu sedih saat menjadi ibu? Yang membuat sedih seorang ibuk adalah saat melihat anaknya sakit.  Atau saat anaknya dibanding2kan dengan anak orang lain.  Mungkin mereka lupa, kalau setiap anak terlahir membawa keistimewaannya masing-masing.🌻 ------------ Nah sekarang apa tantangan yang kamu rasakan selama jadi ibuk? Saat mempunyai anak, ada banyak kebiasaan yang harus tergeser dan terganti. Ada banyak hal baru yang harus diadaptasikan dengan diri sendiri, dengan suami atau pun orang disekeliling kita.  Semua itu tidak jarang bisa membuat orang tua menjadi stres, baby blues, bahkan...

Cara Membuat Ikan Pepes Teri / Mairo

Cara Membuat Ikan Pepes Teri Mairo | Menu Sahur  Lagi cari Resep masakan sehat yang mengandung banyak protein?  Yuk coba Ikan Pepes Teri / Mairo.  Masakan ini sangat pas dihidangkan untuk menu sahur atau menu saat makan malam di bulan puasa.  Selamat mencoba di rumah.. Silakan tonton video berikut ini

Cara Membuat Jus Kurma Almond | Menu Buka Puasa

Cara Membuat Kue OREO | Brownies Oreo Simpel & Enak

Cara Membuat Jus Kurma untuk Buka Puasa | ASI Booster

Bagi Anda yang mencari menu berbuka puasa, mungkin pilihan cara membuat jus kurma ini bisa dicoba.  Nah selain itu, jus kurma juga sangat bagus bagi ibu menyusui, ibu hamil dan yang sementara promil.  Bahan Kurma Susu full cream Madu Air mineral Selamat mencoba. #juskurma #asibooster #menubukapuasa Silakan tonton videonya di bawah ini

PR Bagi Petugas Pelayanan Rumah Sakit Oleh: Ainun Jariah

Tribun Timur, 28 Mei 2019 ADA BANYAK pasien pengguna jasa Rumah Sakit (RS) sebelum datang ke RS tertentu akan mencari tahu bagaimana pelayanannya. Baik dari pihak yang memiliki pengalaman di RS maupun dari berita-berita yang beredar di sekitarnya. Masyarakat enggan datang ke Rumah Sakit X jika tahu kondisi pelayanan dari RS tersebut kurang baik atau jika tahu fasilitasnya kurang memadai. Jika pasien yang memiliki tingkat ekonomi tinggi mungkin akan mencari RS swasta, dengan kata lain RS berkualitas meski harus mengeluarkan uang berlebih. Namun bagaimana dengan pasien tingkat ekonomi rendah? Mungkin satu satunya yang pemerintah sarankan yaitu penggunaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang kini dikelola oleh BPJS Kesehatan. Akan tetapi, layanan BPJS Kesehatan dirasakan oleh beberapa pihak masih memiliki kekurangan. Baca juga:  Mendidik Anak Sejak dalam Rumah Tindakan Petugas Bukan rahasia lagi, terkadang di sebuah RS ada petugas pelayanan berbuat teledor saat melakukan t...

Sebuah Perjalanan Mencintai Buku

17 Mei 2019 Jadi kemarin itu adalah hari buku yaaa? Di beranda media maya banyak yang berfoto dengan buku. Tak mau ketinggalan, saya pun ingin menceritakan awal mula saya suka buku. Saya kurang ingat kapan persisnya, tapi yang saya ingat baik. Sudah sejak SD kakek saya selalu menyuruh saya membacakan buku untuknya. Mulai dari kisah Bilal sahabat Nabi yang sangat teguh dalam mempertahankan aqidahnya. Bilal yang disiksa dengan sangat ganas oleh majikannya karena memilih untuk memeluk Islam. Berat batu yang menindih tubuhnya tidak menggoyahkan sedikit pun lidahnya untuk tetap mengucapkan kata "ahad".  Buku yang berhasil membuat mataku basah waktu itu. Selain buku tentang kisah Bilal, yang paling berkesan dan sangat suka saya baca adalah kisah 25 Nabi dan Rasul, kumpulan cerita Wali Songo, dan tidak lupa, dulu ada buku dongeng yang selalu saya tunggu-tunggu untuk dipinjamkan oleh teman adalah buku dongeng hadiah dari @dancow . Maklum waktu itu saya belum minum susu...

Ketika Haus dan Lapar melanda

Hari ini saya sangat haus dan lapar. Beberapa minggu terbaring sakit membuat saya harus istirahat total dari bepergian dan membaca buku. Sempat saya beberapa kali meraih buku yang ada di rak kamar saya. Tapi, setiap kali membaca satu kalimat kepala saya menjadi pusing dan sakit. Saya pun kembali menaruhnya dan tidak membacanya.  Hari ini setelah saya mulai bisa berjalan dan sedikit beraktivitas saya kembali meraih buku. Saya mulai membacanya. Tetap saja, saya masih merasa sedih. saya belum mendapati buku yang saya inginkan.  Dulu, jika mau baca buku dan genre yang aku inginkan itu tidak ada di rumah pastilah aku langsung ke Gramedia. Tapi, kali ini harus sabar dulu dari bepergian dan hanya bisa membaca tulisan tersebut lewat media daring. Sedih, ya pasti. Belum lagi harus membatasi diri dari menghadiri acara-acara kepenulisan yang terlalu jauh. Tapi, semoga acara lemas dan masa pemulihan cepat berakhir dan saya bisa kembali beraktivitas seaktif biasanya.  ...

Perihal Kehilangan by Ainun Jariah

perihal kehilangan, tidak ada yang tak sedih saat  kehilangan sebuah harapan terlebih jika dia adalah calon atau pun malaikat kecil yang selama ini kau idamkan dulu, aku pernah merasakan kehilangan seseorang  tapi rasanya tidak sesedih saat ini sebab dulu hanya ada satu pasang mata yang menangis Ibu sangat sedih saat kau menyakiti Ibu saat itu kau mangamuk meminta untuk keluar tapi Ibu bertahan agar kau tetap di dalam hingga sebagian darimu di keluarkan paksa oleh orang yang ibu doakan semoga segera insaf dan bertobat kamu yang seharusnya masih utuh di dalam tubuh ibu pun keluar tanpa izin tapi, Ibu bersyukur, sempat merasakan bahagianya memilikimu meski hanya sesaat enam pekan bersamamu menjadi alasan di setiap manja Ibu menjadi jembatan senyuaman Ayahmu tak ada yang bisa kita salahkan untuk sebuah kehilangan Ibu sangat ingin memarahi dokter yang mengeluarkanmu dengan paksa tapi Ibu juga salah telah begitu lemah untukm...

Paket Buku Ainun Jariah

Diskon buku Ainun Jariah Hai sahabat Jariah, sudah lihat buku terbaru saya? Alhamdulillah bulan ini buku Perempuan dan Perasaannya telah selesai cetak. Bertepatan dengan bulan ultah saya yang ke 24, yakni Maret. Selain buku Perempuan dan Perasaannya , tiga buku terdahulu Jariah ikut dicetak ulang juga loh. Buku yang mana saja? Kumpulan cerpen Kisah Kita Terbata s, Kumpulan puisi Aku Perempuan , Novel Rindu di Tepi Senja. Kabar baiknya lagi, kami dari pihak penulis dan penerbit akan memberikan diskon 15% bagi teman-teman yang memesan ke-empat buku Jariah. Berminat? Pesan segera dengan cara klik tautan di sini.

Mendidik Anak Sejak dalam Rumah oleh Ainun Jariah

Tribun Timur, 2/3/2019 PERNAHKAH Anda mendapati orang tua yang marah kepada anaknya? Apa yang mereka katakan? Bagaimana dengan kalimat orang tua yang menghakimi anaknya dengan sebutan “anak nakal” atau “anak bodoh”. Di antara kita pasti pernah mendengar atau bahkan kita sendiri yang menjadi pelakunya.  Ketika kita mendapati anak berbuat salah, terkadang orang tua langsung menyebutnya sebagai anak nakal. Di sekolah maupun di rumah, kata-kata yang tak pantas didengar oleh anak terlempar dengan mudah. Tanpa pernah berpikir panjang sebenarnya siapa yang telah memberikan didikan tidak baik pada mereka.  Sangat mengherankan, ketika orang tua mendapati anaknya keliru dalam melakukan suatu hal, namun orang tua enggan memperbaiki. Alih-alih mau mencari penyebab masalah, mereka serta merta menyalahkan sang anak.  Contoh sederhana mari kita ambi daril kasus yang paling banyak terjadi. Misalnya merokok. Orang tua biasa marah ketika mendapati anaknya merokok, namu...

Tentang Kesedihan Abadi

ada luka yang begitu rimbun di matanya sesak yang jungkir balik menghantam dadanya sudah bertahun-tahun ia pergi sudah berkali-kali ia berpindah berharap luka itu akan sembuh namun, tiap kali musim penghujan datang luka itu kembali basah  akan abadikah lukanya?  sebisa mungkin ia berdamai dengan hatinya memaafkan dan mengikhlaskannya tapi, tak ada yang berubah katanya, ia bisa memaafkan  namun luka tidak bisa terlupakan 08 Januari 2018 Jariah's                        sumber gambar: Blog teraktual

Menyelamatkan Diri di Media Sosial oleh: Ainun Jariah

   Di abad 21 ini, siapa sih yang tidak punya akun media sosial? Bukan hanya kaum milenial saja, bahkan orangtua hingga anak-anak pun terkadang telah berlebihan menggunakannya. Menurut Chris Garrett media sosial merupakan alat, jasa, dan  komunikasi  yang memfasilitasi hubungan antara orang dengan satu sama lain dan memiliki kepentingan atau kepentingan yang sama.    Media sosial bisa diumpamakan sebagai dua belah mata pisau yang pada akhirnya bisa membunuh. Anda barangkali pernah menonton Searching (2018) sebuah film yang menceritakan tentang seorang ayah (diperankan oleh Jhon Cho sebagai David Kim) yang menemukan kenyataan bahwa putrinya (diperankan oleh Michelle La sebagai Margot Kim) menghilang dari keberadaan. Bahkan di era modern dengan teknologi canggih, David harus menemukan jejak digital putrinya hingga akhirnya ia mengetahui bahwa putrinya sedang tidak baik-baik saja, seperti yang selama ini ia duga. Media sosial bisa sangat bermanfaat ...